Posts

Kurt Vonnegut

Image
  Kurt Vonnegut Harimau mesti berburu mangsa, burung mesti terbang;Manusia mesti duduk dan bertanya-tanya, “Mengapa, mengapa, mengapa?” Harimau mesti tidur, burung mesti mendarat; Manusia mesti mengatakan kepada diri sendiri bahwa dia mengerti. Sebuah Biografi Ringkas oleh William Rodney Allen       Kurt Vonnegut, Jr. lahir pada 11 November 1922 di Indianapolis, Indiana, kota yang nantinya dia pakai dalam novel-novelnya sebagai simbol nilai-nilai Amerika.Kurt Sr. adalah salah seorang arsitek terpandang di kota itu, istrinya, Edith, putri produsen bir Indianapolis kaya raya. Kurt Jr. adalah bungsu dari tiga bersaudara, kakaknya bernama Alice dan kakak sulungnya Bernard. Peruntungan keluarga itu berubah dramatis selama Depresi ketika Kurt Sr. menyaksikan bisnis arsitekturnya surut. Dia terpaksa menjual rumah keluarga dan mengeluarkan Kurt Jr. dari sekolah swasta, Orchard School, di mana, saat masih taman kanak-kanak, Kurt bertemu dengan Jane Cox,...

Antara Bible dan Alkitab

Image
       “Islam bukan satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga. Banyak pemikir zaman dahulu yang berpendapat bahwa pembayaran bunga adalah tidak adil. Bahkan meminjamkan uang dengan bunga dilarang pada zaman Yunani kuno. Aristoteles adalah orang yang amat menentang dan melarang bunga, sedang Plato mengutuk praktik bunga. Dalam Perjanjian Lama, larangan riba tercantum dalam Leviticus 25:27, Deutronomi 23:19, Exodus 25:25 dan dalam Perjanjian Baru dapat dijumpai dalam Lukas 6:35”        Kutipan apa adanya di atas hanya contoh. Jika ditulis dalam bahasa Inggris tentu wajar penyebutan Leviticus, Deuteronomy, Exodus, dan Luke, tetapi dalam buku berbahasa Indonesia untuk orang yang belum tentu mengetahui nama-nama kitab dalam bahasa Inggris tentulah agak merepotkan.       Mengherankan, di zaman serba Paman Google sekarang ini masih saja orang enggan memanfaatkan kemurahan hati sang paman. Tetapi ...

Canto XII dari Dataran Tinggi Macchu Picchu

Image
Pablo Neruda Bangkit dan lahirlah bersamaku, saudaraku. Dari bentang terdalam nestapamu ulurkan tanganmu. Engkau tak akan kembali dari kedalaman bebatuan ini. Engkau tak akan pulang dari zaman bawah tanah. Tak kan kembali suara lantangmu, tak juga mata terkoyakmu dari rongganya. Pandanglah aku dari kedalaman bumi, penggarap ladang, penenun, gembala pendiam; perawat telaten guanaco; penyusun batu-batu tinggi panggung keajaiban, pembawa buli-buli air mata Andes, pandai emas berjemari remuk, petani sempoyongan di antara benih, perajin gerabah tercampak di tanah liatnya; tuang derita purba terkuburmu ke cangkir hidup baru ini. Tunjukkan aku darah dan kerut dahimu; katakan padaku: di sini aku disiksa sebab permata tak berkilau atau sebab bumi gagal memberikan anugerah jagung atau batu tepat waktu. Tunjukkan aku karang tempat engkau tersungkur, kayu yang mereka pakai menyalibmu. Pantikkan geretan tua untukku, nyalakan lampu-lampu kuno, bakar cambuk-cambuk yang...

Kereta Kehidupan

Image
Train of Life Ingat kepada Tuhan:Renungan tentang Islam. Ditujukan bagi muallaf dan khalayak pembaca Barat pada umumnya, buku ini mengungkapkan banyak hal penting bagi umat Islam yang—meminjam bahasa penulis ternama Seyyed Hossein Nasr dalam Pendahuluan—“terperangkap dalam labirin ide-ide dan tren modern.” Gai Eaton sangat memenuhi syarat untuk menulis sebuah buku tentang Islam yang menawarkan perspektif segar untuk melihat segala problem yang menghadang siapa saja yang membutuhkan dimensi spiritual dalam hidup tetapi, mengingat kondisi masyarakat mutakhir dan apa yang disebut Gai Eaton sebagai scientism , tergoda untuk mengelak dari pentingnya iman dan disiplin. Gai Eaton menghabiskan masa kecilnya di Mesir, di mana dia masuk Islam sekitar lima puluh tahun silam. Di kemudian hari dia menjadi konsultan Pusat Kebudayaan Islam di London dan dikenal luas sebagai penulis serta penyaji masalah keislaman di media elektronik. Mula-mula namanya dikenal berkat bukunya King of the ...

Mengapa Elang Membela Orang Amerika

Image
   Banyak, banyak sekali, purnama sebelum orang Kulit Putih datang, seorang bocah laki-laki Indian tertinggal di hutan. Saat itu binatang dan manusia saling memahami lebih baik daripada sekarang.    Seekor induk beruang tua menemukan bocah Indian itu.    Beruang itu merasa sangat kasihan pada si bocah. Ia mengatakan kepada anak itu agar jangan menangis, sebab ia akan mengajaknya pulang ke tempat tinggalnya, sebuah wigwam yang menyenangkan di lubang sebatang pohon besar.    Ibu Tua Beruang itu punya dua ekor anak, tetapi ada tempat cukup lapang di antara kaki-kakinya untuk anak ketiga. Ibu Beruang pun mengambil bocah itu, memeluknya dengan hangat dan erat. Bocah itu diberinya makan seperti anak-anaknya sendiri.    Bocah itu tumbuh semakin kuat. Dia sangat bahagia dengan ibu dan saudara-saudara angkatnya. Mereka tinggal di kediaman hangat di lubang pohon besar. Ketika mereka tumbuh semakin besar, Ibu Beruang mencarikan semua m...