Posts

Asal mula ungkapan “pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”

Image
Abraham Lincoln berpidato di Gettysburg, 19 November 1863 “Delapan puluh tujuh tahun lalu para bapak pendahulu kita membentuk sebuah bangsa baru di benua ini, bangsa yang dibentuk dalam kebebasan, dan didedikasikan bagi gagasan bahwa semua orang diciptakan setara. Sekarang kita terjun dalam sebuah perang saudara besar, menguji apakah bangsa itu, atau bangsa mana pun yang dilahirkan atau didedikasikan seperti itu, bisa bertahan lama. Kita bertemu dalam sebuah pertempuran besar dalam perang besar itu. Kita sudah memutuskan untuk mendedikasikan satu bagian medan itu sebagai tempat peristirahatan terakhir mereka yang memberikan hidup mereka agar bangsa ini bisa hidup. Sudah sepantasnya kita melakukan itu. Tetapi secara umum kita tidak bisa mendedikasikan, kita tidak bisa mensucikan, kita tidak bisa mengeramatkan tanah ini. Orang-orang pemberani, yang hidup dan yang gugur, yang berjuang di sini, sudah mensucikannya, jauh di atas kekuatan terbatas kita untuk menambahi atau mengura...

Hitler & His God (1)

Image
Seorang kopral mengamati tikus “ Saya jamin, Tuan-tuan, bahwa yang mustahil selalu berhasil yang paling tidak mungkin adalah yang pasti. ”                                                                              ADOLF HITLER Kopral itu bangun agak dini pagi itu, sebelum mengawali rutinitas hariannya. Karena tidak ada yang harus dikerjakan, dia menghibur diri dengan melempar remah-remah roti pada tikus-tikus yang merupakan tamu tetap kamar sempitnya, dan memperhatikan mereka bermain-main dengan remah-remah atau bertarung memperebutkannya. Perang Dunia Pertama – atau disebut “Perang Besar” – sud...

Soneta untuk Orpheus

Image
Rainer Maria Rilke Hampir gadis belia, dia muncul berkilau Dari kebahagiaan sangat nyanyian dan lira, Dan bersinar terang lewat kerudung musim semi Dia menyiapkan tempat tidur di dalam telingaku Dan tidur dalam diriku. Segala sesuatu ada dalam tidurnya: Pepohonan yang kukagumi, pesona memukau dari jarak terjauh, padang-padang rumput jauh, Dan semua sihir yang menyergapku. Dalam tidurnya, dunia. Wahai dewa bernyanyi, oh bagaimana Apakah kau sempurnakan dia agar dia tak lama terbangun? Dia bangkit dan tidur. Di mana kematiannya?” Diterjemahkan dari Rainer Maria Rilke, Sonnets to Orpheus: Duino Elegies , diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Jessie Lemont (New York: Fine Edition Press, 1945), h.   3 Sumber gambar: https://www.poetryfoundation.org/poets/rainer-maria-rilke