Posts

Soneta untuk Orpheus

Image
Rainer Maria Rilke Hampir gadis belia, dia muncul berkilau Dari kebahagiaan sangat nyanyian dan lira, Dan bersinar terang lewat kerudung musim semi Dia menyiapkan tempat tidur di dalam telingaku Dan tidur dalam diriku. Segala sesuatu ada dalam tidurnya: Pepohonan yang kukagumi, pesona memukau dari jarak terjauh, padang-padang rumput jauh, Dan semua sihir yang menyergapku. Dalam tidurnya, dunia. Wahai dewa bernyanyi, oh bagaimana Apakah kau sempurnakan dia agar dia tak lama terbangun? Dia bangkit dan tidur. Di mana kematiannya?” Diterjemahkan dari Rainer Maria Rilke, Sonnets to Orpheus: Duino Elegies , diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Jessie Lemont (New York: Fine Edition Press, 1945), h.   3 Sumber gambar: https://www.poetryfoundation.org/poets/rainer-maria-rilke

Edgar Allan Poe: missing link antara Al-Qur’an dan sains

Image
Alam Semesta Oleh René van Slooten Tahun ini Hadiah Nobel untuk fisika diberikan bagi penelitian tentang semesta yang mengembang. Bagaimanapun juga, teori ‘ Big Bang ’ dan semesta yang mengembang ditemukan pada tahun 1849 oleh oleh Edgar Allan Poe, yang mendapatkan inspirasi dalam Al Qu’an. Teori ‘Dentuman Besar’ dan semesta yang mengembang, adalah visi ilmiah modern yang umumnya diterima mengenai kelahiran dan perkembangan semesta. Teori ini lazimnya dihubungkan dengan astronom Amerika Edwin Hubble (1889-1953) tetapi itu tidak sepenuhnya tepat, karena fondasi teoretis bagi teori tersebut diletakkan pada tahun 1922 dan 1927 oleh ahli matematika Rusia Alexander Friedman (1886-1925) dan astronom Belgia Georges Lemaître (1894-1966). Jadi, sebetulnya, dengan pengamatannya Edwin Hubble hanya membuktikan sebuah teori yang sudah ada selama beberapa tahun, tetapi tetap saja itu adalah capaian yang sangat mengesankan. Namun, dalam beberapa dekade menjadi jelas bahwa teor...

SIGMUND FRUED: SEBUAH HIDUP SINGKAT

Image
Sigmund Freud, The Ego and the Id oleh Peter Gay Sudah menjadi nasib Freud, sebagaimana yang dia nyatakan bukan tanpa kebanggaan, untuk “membangunkan tidur umat manusia”. Setengah abad sesudah kematiannya, tampak jelas bahwa dia jauh lebih sukses melebihi harapannya, meskipun dalam cara-cara yang tidak akan dia apresiasi. Sekarang sudah lazim tetapi benar bahwa kita semua membicarakan Freud, dengan benar atau tidak. Dengan entengnya kita merujuk pada koflik oedipa dan persaingan saudara kandung, narsisme dan parapraksis (Freudian slip). Tetapi sebelum kita bisa membicarakan itu dengan otoritas, kita harus membaca tulisan-tulisannya dengan sungguh-sungguh. Tulisan-tulisan yang memberi imbalan membaca, dengan dividen. Sigmund Freud dilahirkan pada 6 Mei 1856 di sebuah kota kecil Moravia, Freiberg. [1] Ayahnya, Jacob Freud, adalah seorang pedagang miskin; ibunya, Amalia, adalah perempuan muda yang cantik dan tegas—dua tahun lebih muda dari suaminya dan merupakan istri yang...